Sebuah video yang menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan diklaim berisi informasi mengenai bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk masyarakat Indonesia beredar di media sosial pada April 2026. Dalam narasi yang menyertainya, video itu disebut-sebut berasal dari tayangan Kompas TV.
Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar dinyatakan sebagai konten manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI), sehingga narasi tentang dana hibah yang diinformasikan Purbaya perlu diluruskan.
Dalam unggahan yang tersebar, masyarakat diminta mendaftar untuk mendapatkan dana hibah dengan mengirimkan data diri melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan.
Berdasarkan penelusuran, Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan atau tayangan di Kompas TV yang menyebut Purbaya menginformasikan dana hibah dari Arab Saudi. Pemeriksaan pada kanal media sosial Purbaya juga tidak menemukan informasi terkait pembagian dana hibah tersebut.
Untuk memverifikasi keaslian video, Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil sampel video dan memeriksanya menggunakan Hive Moderation, perangkat yang mendeteksi probabilitas sebuah video dihasilkan oleh AI. Hasil pemeriksaan menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 98,6 persen dihasilkan AI.
Selain itu, penelusuran dengan teknik reverse image search mengindikasikan video tersebut kemungkinan besar memanipulasi foto Purbaya yang terdapat pada sebuah laman di Grid.id.
Dengan demikian, video yang mengklaim Purbaya menginformasikan bantuan dana hibah dari Arab Saudi merupakan konten manipulasi. Faktanya, video itu disebut hasil rekayasa AI dan Purbaya tidak pernah menyampaikan informasi mengenai pembagian dana hibah tersebut.

