Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan tentara Iran memasuki wilayah daratan Israel. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah pria bersenjata terlibat baku tembak di area perkotaan.
Unggahan dengan narasi “Ketakutan isreal benar2 terjadi. tentara Iran sudah sampai di isreal” beredar melalui beberapa akun Facebook dan Instagram pada April 2026.
Namun, hingga saat ini tidak ada laporan resmi yang menyatakan tentara Iran memasuki wilayah Israel. Informasi yang tersedia menunjukkan konflik kedua negara lebih banyak melibatkan serangan udara, termasuk rudal dan pesawat nirawak.
Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan video yang sama pernah diunggah pada 19 Juli 2025. Keterangan berbahasa Arab pada unggahan tersebut menyebut peristiwa dalam video adalah pertempuran di Provinsi Sweida, Suriah bagian selatan.
Pada Juli 2025, wilayah Suriah selatan dilaporkan mengalami konflik antara milisi suku Beduin beserta sekutunya melawan milisi Druze yang mempertahankan kampung halaman mereka. Kekerasan dipicu rangkaian saling serang dan penculikan antara warga Beduin setempat dan warga Druze.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial pada periode tersebut, terlihat adanya tindakan mempermalukan ulama Druze dan warga, disertai penjarahan serta pembunuhan terhadap warga sipil yang bersembunyi.
Berdasarkan penelusuran tersebut, klaim bahwa video itu menunjukkan tentara Iran memasuki wilayah Israel dinyatakan tidak benar. Rekaman yang beredar merupakan dokumentasi bentrokan di Provinsi Sweida, Suriah selatan, pada Juli 2025, antara milisi suku Beduin dan milisi Druze.

