TransJakarta sebagai salah satu layanan transportasi publik utama di Jakarta kerap menjadi sasaran penyebaran informasi palsu atau hoaks di media sosial. Klaim menyesatkan yang beredar beragam, mulai dari isu politik hingga kondisi armada bus, yang berpotensi memicu kebingungan dan keresahan di kalangan pengguna.
Penyebaran hoaks sering memanfaatkan momentum isu yang sedang ramai, seperti banjir di Jakarta atau isu terkait pejabat publik. Motifnya pun beragam, dari provokasi dan disinformasi hingga penipuan yang berkedok lowongan kerja. Karena itu, masyarakat diimbau lebih cermat sebelum menerima maupun membagikan informasi yang berkaitan dengan fasilitas publik.
Berikut sejumlah hoaks terkait TransJakarta yang pernah beredar dan telah ditelusuri:
1) Foto bus TransJakarta rongsok diklaim peninggalan Ahok
Beredar unggahan foto bus TransJakarta yang tampak tak terawat, disertai klaim bahwa bus tersebut merupakan “peninggalan” Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan disebut sebagai produksi China. Unggahan semacam ini antara lain muncul di Facebook pada 7 Agustus 2021 dengan narasi, “Bus rongsok Trans Jakarta peninggalan Ahok produksi China, kapan dicat ulang???”
Hasil penelusuran menyatakan klaim tersebut tidak benar. Bus dalam foto itu disebut berasal dari penyedia yang bermasalah pada 2013.
2) Lowongan pekerjaan mengatasnamakan PT Transjakarta
Pada Desember 2022 beredar postingan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Salah satu unggahan di Facebook pada 7 November 2022 memuat klaim penerimaan karyawan baru pria dan wanita dengan latar pendidikan SMP hingga SMA/SMK, serta menyebut sejumlah posisi seperti supir, penjaga koridor, satpam, cuci mobil/steam, dan lainnya, disertai keterangan gaji UMR, pendaftaran gratis, uang makan, dan seragam.
Informasi tersebut beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan sebagai bagian dari klaim lowongan kerja yang perlu diwaspadai.
3) Video warga terjebak banjir di dalam bus di Jakarta Selatan
Beredar klaim video yang disebut memperlihatkan warga terjebak banjir di dalam bus di Jakarta Selatan. Video tersebut diunggah salah satu akun YouTube pada 22 Januari 2026, menampilkan suasana di dalam kendaraan dengan air di lantai yang kemudian terlihat semakin naik. Dalam video terdapat tulisan “Warga dah kejebak dalam bus. banjir hari ini jakarta selatan” dan keterangan “Ketika Bus Nekat Menerobos Banjir Jakarta”.
Klaim video tersebut dinyatakan tidak benar.
Maraknya hoaks yang mencatut layanan publik seperti TransJakarta menunjukkan pentingnya verifikasi sebelum membagikan informasi. Masyarakat disarankan memeriksa konteks, sumber unggahan, serta memastikan kebenaran narasi yang menyertai foto atau video yang beredar.

