Sejumlah informasi keliru atau hoaks yang dikaitkan dengan zakat beredar di tengah masyarakat, terutama melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Beberapa di antaranya mencatut pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar maupun mengaitkan zakat dengan program tertentu.
Berikut deretan hoaks seputar zakat yang sempat beredar:
1. Klaim uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di IKN
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan uang zakat dan infak akan digunakan untuk pembangunan masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu unggahan ditemukan di Facebook, diposting pada 27 Maret 2025, disertai judul artikel: “Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan Digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN”.
2. Klaim pemerintah mengelola zakat dan infak untuk menyelamatkan umat dari api neraka
Hoaks lain beredar melalui Instagram, diposting pada 26 April 2026. Unggahan tersebut mengklaim Menteri Agama menegaskan uang infak dan zakat kini dikelola pemerintah untuk menyelamatkan umat dari sifat serakah dan api neraka. Narasi tambahan juga menyebut Kementerian Agama mengambil alih pengelolaan dana zakat dan infak agar terpusat dan diawasi negara.
3. Klaim Kemenag memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Klaim berikutnya menyebut Kementerian Agama memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi ini diunggah di Facebook pada 20 Februari 2026, disertai narasi yang mempertanyakan keterkaitan zakat dengan program tersebut.
Deretan informasi di atas termasuk hoaks yang dikaitkan dengan zakat dan beredar di ruang digital. Masyarakat diimbau untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama jika konten mencatut nama pejabat atau lembaga tertentu.

