JAKARTA — Dokter Tifa meluncurkan buku berjudul Otak Politik Jokowi, sebuah karya yang mengulas sisi psikologis dan anatomi kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Peluncuran ini disebut sebagai kontribusi pemikiran akademis yang mencoba membaca dinamika politik nasional dari sudut pandang medis dan perilaku manusia.
Acara peresmian buku berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati politik hadir untuk mengikuti peluncuran serta mengetahui isi kajian yang ditawarkan dalam buku tersebut.
Dalam penjelasannya, Dokter Tifa menyampaikan bahwa penulisan buku didasarkan pada observasi yang dilakukan secara konsisten terhadap berbagai langkah politik Joko Widodo, yang juga dikenal sebagai mantan Wali Kota Solo. Ia menyebut kajian yang disusun tidak berhenti pada pembacaan kebijakan publik di permukaan, tetapi berupaya menelusuri pola pikir yang melandasi pengambilan keputusan dan manuver politik.
Buku ini menggunakan pendekatan ilmu saraf dan psikologi politik untuk menggambarkan struktur pengambilan keputusan yang dinilai memiliki karakter tersendiri dalam sejarah kepemimpinan nasional. Dokter Tifa juga menekankan bahwa karyanya ditujukan sebagai bahan edukasi sekaligus pembuka ruang diskusi yang sehat bagi masyarakat yang menaruh perhatian pada masa depan bangsa.
Menurutnya, pembaca diharapkan dapat melihat sisi lain seorang pemimpin melalui analisis yang lebih objektif dan saintifik guna memahami dinamika kekuasaan yang kompleks. Ia menambahkan, buku tersebut merupakan hasil refleksi panjang tentang bagaimana seorang tokoh politik dapat bertahan dan mengelola narasi besar di tengah perubahan zaman.
Dalam isi buku, penulis menguraikan sejumlah fenomena, mulai dari komunikasi politik hingga strategi menghadapi tantangan di tingkat domestik dan internasional. Tiap bab disusun secara sistematis agar pembaca dapat mengikuti alur analisis yang membedah berbagai momentum penting selama masa pemerintahan Joko Widodo.
Peluncuran Otak Politik Jokowi juga diharapkan mendorong minat literasi, terutama di kalangan generasi muda, agar lebih kritis dalam menyikapi peristiwa politik. Sejumlah tamu undangan yang hadir menyampaikan apresiasi atas keberanian penulis menuangkan pemikirannya dalam bentuk buku yang dinilai dapat dipertanggungjawabkan secara intelektual.
Buku ini disebut berpotensi menjadi bahan diskusi dalam beberapa bulan mendatang, seiring relevansinya dengan situasi transisi kepemimpinan yang sedang berlangsung. Saat ini, Otak Politik Jokowi mulai didistribusikan ke sejumlah toko buku serta tersedia di platform digital.
Dokter Tifa juga berencana menggelar rangkaian bedah buku di beberapa kota besar untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan membuka ruang dialog langsung dengan pembaca.

