Guru Besar Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk menilai penampilan Gibran Rakabuming dalam Debat Calon Wakil Presiden pada Jumat (22/12/2023) berada di luar ekspektasi. Menurut Hamdi, Gibran tampil lebih menyerang dan langsung menekan lawan debat, berbeda dari persepsi sebelumnya yang menganggap ia cenderung irit bicara dan tidak akan menguasai panggung.
Hamdi juga menganalisis pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Gibran kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Mahfud MD. Ia menyebut Gibran terlihat menggunakan pertanyaan yang bersifat spesifik sebagai bentuk jebakan dalam debat.
Dalam penilaiannya, Hamdi menyoroti bahwa Mahfud yang biasanya dikenal garang dan piawai, pada kesempatan itu dinilai tidak terlalu menonjol. Sementara itu, Cak Imin disebut tampak kurang siap menghadapi materi yang ditanyakan.
Terkait penampilan Cak Imin yang terlihat kedodoran, Hamdi memperkirakan hal itu disebabkan kurangnya persiapan pada aspek yang lebih spesifik, terutama terkait ekonomi. Ia menilai Cak Imin sebagai politisi yang memahami banyak hal, namun tidak selalu mendalam pada detail tertentu.
Menurut Hamdi, kondisi tersebut dimanfaatkan Gibran yang dinilainya mempersiapkan debat dengan matang, terutama dalam menyusun pertanyaan-pertanyaan yang menuntut jawaban rinci.

