Enam Hoaks Sepekan: Modus Tautan Bansos, Token Listrik Gratis, hingga Isu Megathrust 2026

Enam Hoaks Sepekan: Modus Tautan Bansos, Token Listrik Gratis, hingga Isu Megathrust 2026

Arus informasi digital yang cepat turut diiringi maraknya hoaks di media sosial. Klaim menyesatkan dapat memicu kebingungan, keresahan, hingga berujung pada kerugian finansial dan pencurian data pribadi, terutama ketika disertai tautan yang meminta identitas pengguna.

Dalam sepekan terakhir, Cek Fakta Liputan6.com mengidentifikasi enam hoaks dengan tema beragam, mulai dari tawaran bantuan menjelang Ramadan, isu program pemerintah, hingga narasi bencana alam yang dimanipulasi. Berikut rangkumannya.

1. Klaim tautan pendaftaran bansos Ramadan 2026
Hoaks ini beredar melalui unggahan Facebook pada 24 Februari 2026. Narasi menyebut “bansos Ramadhan 2026” digulirkan pemerintah dan mengajak warganet mengeklik tautan pendaftaran. Unggahan juga menampilkan poster berisi daftar nominal bantuan dan ajakan “daftar sekarang”. Tautan tersebut mengarah ke halaman formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram.

2. Klaim tautan pendaftaran token listrik gratis PLN program “Terangi Ramadan 2026”
Unggahan Facebook pada 23 Februari 2026 mengeklaim PLN memberikan token listrik gratis hingga 250.000 bagi pelanggan dan mengarahkan pengguna ke tautan pendaftaran. Tautan itu mengarah ke situs yang meminta sejumlah data pribadi. Klaim ini termasuk dalam daftar hoaks yang diidentifikasi Cek Fakta Liputan6.com.

3. Klaim BMKG memprediksi gempa megathrust terjadi di seluruh Indonesia pada 2026
Hoaks ini muncul dari unggahan Facebook pada 23 Februari 2026 yang menampilkan narasi seolah-olah berupa “himbauan resmi BMKG” dan poster bertuliskan peringatan akan terjadi gempa megathrust di seluruh pulau di Indonesia pada 2026 “dalam waktu dekat”. Klaim tersebut masuk dalam temuan hoaks sepekan.

4. Video Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bantuan THR
Unggahan Facebook pada 15 Februari 2026 menampilkan video yang mengeklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagikan bantuan atau THR. Dalam narasi video, warganet diminta menghubungi, mengikuti akun, serta membagikan video ke sejumlah teman untuk “konfirmasi” bantuan, disertai fitur kirim pesan pada postingan. Klaim ini juga teridentifikasi sebagai hoaks.

5. Klaim Kemenag memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Unggahan Facebook pada 20 Februari 2026 memuat klaim bahwa Kementerian Agama memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program MBG, disertai komentar bernada kritik dan tagar. Klaim tersebut masuk daftar hoaks yang dihimpun Cek Fakta Liputan6.com.

6. Klaim tautan pendaftaran pembagian sembako Ramadan dari Pertamina
Hoaks ini diunggah di Facebook pada 17 Februari 2026. Narasi menyebut adanya program pembagian sembako Ramadan 1447 H oleh PT Pertamina (Persero) dengan cakupan “seluruh Indonesia” dan meminta pendaftar mengisi data diri serta mencantumkan nomor Telegram untuk diundang ke grup. Terdapat tombol daftar yang mengarah ke situs berisi formulir digital yang meminta identitas seperti nama, alamat lengkap, dan nomor Telegram.

Enam hoaks tersebut memperlihatkan pola serupa: memanfaatkan momen Ramadan, mencatut nama lembaga, serta mengarahkan pengguna ke tautan tertentu yang meminta data pribadi. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap klaim yang belum terverifikasi, terutama jika disertai ajakan mengisi formulir atau membagikan informasi secara luas.