Sebuah foto yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan detik-detik evakuasi helikopter Airbus Helicopter EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026). Namun, klaim tersebut tidak benar.
Foto itu diunggah salah satunya melalui akun Facebook pada Jumat (17/4/2026) dengan narasi yang menyebut helikopter “terperosok ke jurang” dan pilot ditemukan dalam kondisi tertentu. Unggahan tersebut memancing pengguna untuk mengklik tautan lanjutan.
Hasil penelusuran menunjukkan unggahan itu bersifat clickbait. Saat tautan dibuka, pengguna tidak diarahkan ke informasi mengenai insiden helikopter, melainkan ke sebuah produk di situs e-commerce.
Selain itu, pemeriksaan keaslian gambar menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan menunjukkan foto tersebut merupakan gambar generatif. Berdasarkan hasil identifikasi, probabilitas gambar itu dibuat dengan AI mencapai 99,9 persen.
Dalam perkembangan insiden jatuhnya helikopter PK-CFX, tim SAR gabungan dilaporkan telah menemukan lokasi jatuhnya helikopter di kawasan hutan. Seluruh awak dan penumpang yang berjumlah delapan orang dinyatakan meninggal dunia.
Dengan demikian, foto yang diklaim sebagai evakuasi helikopter PK-CFX merupakan konten manipulatif berbasis AI dan disebarkan dengan pola clickbait.

