Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Alsintan Kementan Beredar di Media Sosial, Minta Data Pribadi

Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Alsintan Kementan Beredar di Media Sosial, Minta Data Pribadi

Informasi bohong atau hoaks terkait cara mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) kembali beredar di media sosial. Dalam unggahan-unggahan tersebut, pelaku menyertakan tautan pendaftaran yang mengarahkan pengguna ke halaman situs tertentu.

Setelah diklik, tautan itu menampilkan formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama dan nomor telepon. Dalam beberapa kasus, formulir juga meminta nomor Telegram. Kementan meminta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pengadaan alsintan.

Sejumlah klaim hoaks yang beredar di media sosial antara lain sebagai berikut.

1. Klaim link pendaftaran bantuan alsintan APBN 2026
Salah satu unggahan Facebook pada 24 April 2026 memuat narasi “Bantuan APBN Pertanian 2026” dan menyebut pemerintah menyalurkan bantuan sektor pertanian, termasuk alsintan, serta menyertakan tautan pendaftaran. Unggahan itu juga menampilkan poster bertuliskan “Penyaluran Bantuan Alat Pertanian APBN Tahun 2026” yang mencantumkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan serta ajakan “Daftar Sekarang”.
Di dalam unggahan terdapat menu daftar yang, ketika diklik, mengarah ke situs berisi formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

2. Klaim link pendaftaran bantuan alat pertanian untuk petani milenial
Unggahan Facebook lain pada 12 Februari 2026 menyebut adanya “Program Bantuan Untuk Petani Milenial” dan mencantumkan kriteria penerima, seperti petani pemula dan kelompok tani. Unggahan itu mengarahkan pengguna untuk membuka tautan pendaftaran yang disebut berada di bio profil.
Poster yang disertakan memuat klaim bantuan, antara lain “1000 Mesin QUICK”, “5000 Tangki Semprot Mesin”, “50000 Pupuk Siap Pakai”, dan “100000 Obat/Racun Hama”, serta menyebut pendaftaran dilakukan secara online. Tautan di bio profil tersebut, ketika dibuka, mengarah ke halaman formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama dan nomor Telegram aktif.

3. Klaim link pendaftaran bantuan alat pertanian dan pupuk Kementan 2026
Pada 12 Februari 2026, beredar pula unggahan Facebook yang mengklaim “Bantuan Pemerintah Untuk Pertanian Tahun Anggaran 2026” dengan daftar jenis bantuan, seperti mesin quick, tangki semprot, pupuk siap pakai, dan obat pertanian. Unggahan itu menyertakan menu pendaftaran dan mengarahkan pengguna untuk mengklik tombol “Daftar”.
Saat menu tersebut diklik, tautannya mengarah pada situs dengan formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

Kementan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap tautan pendaftaran bantuan alsintan yang beredar di media sosial, terutama yang meminta data pribadi. Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program bantuan pengadaan alsintan.