Sejumlah hoaks belakangan dikaitkan dengan jajaran Kabinet Merah Putih. Informasi palsu itu muncul dalam beragam tema dan menyebar melalui media sosial serta aplikasi percakapan.
Berikut beberapa hoaks yang beredar dan telah ditelusuri oleh tim pemeriksa fakta.
1. Klaim Menag Nasaruddin Umar soal zakat dan infak dikelola pemerintah
Beredar unggahan yang mengklaim Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pemerintah kini mengelola zakat dan infak untuk “menyelamatkan umat dari sifat serakah dan api neraka”. Salah satu unggahan ditemukan di Instagram pada 26 April 2026, disertai narasi bahwa Kementerian Agama mengambil alih pengelolaan dana zakat dan infak agar terpusat dan diawasi negara.
2. Klaim artikel yang mengatasnamakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait pilkada dipilih DPR
Hoaks lain beredar dalam bentuk tangkapan layar artikel yang mengatasnamakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Unggahan itu menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR merupakan usulan dari Joko Widodo. Salah satu akun mengunggahnya di Facebook pada 21 Februari 2026, dengan judul tangkapan layar yang mencatut nama media.
3. Klaim Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut tugas rakyat hanya bayar pajak
Di Facebook, beredar pula unggahan yang menampilkan foto Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan narasi bahwa ia menegaskan tugas rakyat “hanya satu, yaitu bayar pajak” dan tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintah. Unggahan tersebut ditemukan pada 18 April 2026, disertai tambahan komentar bernada menyudutkan.
Rangkaian klaim tersebut beredar luas di ruang digital dengan format unggahan singkat, kutipan, hingga tangkapan layar artikel. Masyarakat diimbau mencermati informasi yang beredar dan memeriksa kebenarannya sebelum membagikan kembali.

