Sejumlah hoaks terkait kabar pengunduran diri pejabat kembali beredar dan beberapa kali menjadi viral di masyarakat. Informasi menyesatkan ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan, dengan narasi yang menampilkan seolah-olah ada pernyataan resmi dari tokoh terkait.
Salah satu klaim yang beredar menyebut Donald Trump mengundurkan diri dari jabatan Presiden Amerika Serikat pada 1 April 2026. Klaim tersebut tersebar di media sosial dalam bentuk teks berbahasa Inggris yang menyatakan Trump akan mengumumkan pengunduran dirinya melalui konferensi pers darurat pada pukul 9 malam, serta menyebut JD Vance akan menggantikannya. Namun, hasil pemeriksaan fakta menyimpulkan klaim tersebut tidak benar.
Hoaks serupa juga menyasar Gibran Rakabuming Raka. Di media sosial beredar video yang diklaim sebagai pernyataan pengunduran diri Gibran sebagai Wakil Presiden RI. Unggahan itu antara lain muncul di Facebook pada 30 September 2024, disertai narasi seperti “Saya Gibran Undur Diri” dan “Gibran Mundur sbg Cawapres beneran?”. Dalam video, terdengar potongan pidato yang dinarasikan sebagai pengajuan pengunduran diri. Pemeriksaan fakta menyatakan klaim tersebut tidak benar.
Selain itu, beredar pula klaim bahwa Pasha Ungu mengundurkan diri dari jabatan Anggota DPR RI. Informasi ini diunggah di Facebook pada 25 Agustus 2025 dalam bentuk video dengan teks yang menyebut pengunduran diri Pasha dan disertai berbagai komentar bernada opini. Pemeriksaan fakta menyimpulkan klaim tersebut tidak benar.
Rangkaian kasus ini menunjukkan hoaks bertema pengunduran diri pejabat kerap muncul berulang dengan kemasan berbeda, mulai dari teks hingga video yang diberi narasi tertentu. Masyarakat diimbau lebih waspada dan tidak langsung mempercayai informasi yang beredar, terutama jika tidak disertai keterangan resmi yang dapat diverifikasi.

