Informasi palsu atau hoaks terkait sertifikat tanah gratis kembali beredar di media sosial. Unggahan semacam ini umumnya mengiming-imingi masyarakat dengan janji kemudahan memperoleh sertifikat tanah tanpa biaya.
Dalam praktiknya, hoaks tersebut kerap disertai tautan (link) yang mengarahkan pengguna untuk mengklik dan mengikuti instruksi tertentu. Setelah tautan dibuka, pengguna biasanya diminta mengisi atau menyerahkan data pribadi.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap unggahan yang menawarkan sertifikat tanah gratis, terutama jika disertai tautan yang meminta informasi pribadi. Memastikan kebenaran informasi sebelum membagikan atau mengikuti arahan dalam unggahan menjadi langkah penting untuk menghindari risiko penyalahgunaan data.

