Informasi palsu atau hoaks terkait uang rupiah kembali beredar di media sosial. Salah satu klaim yang muncul menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.
Di tengah ramainya unggahan semacam itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan verifikasi atas setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan mata uang dan transaksi.
Berikut sejumlah hoaks seputar rupiah yang telah diverifikasi kebenarannya.
Klaim uang rupiah edisi khusus HUT ke-80 RI
Sebuah unggahan di Facebook pada 19 Juni 2025 menampilkan penampakan uang kertas yang diklaim sebagai edisi khusus HUT ke-80 RI. Dalam gambar tersebut terlihat desain dengan peta Indonesia dan mantan Presiden RI Soekarno.
Unggahan itu disertai narasi: “Aesthetic banget 🤑 inilah penampakan uang kertas edisi khusus HUT RI ke-80 Tahun Agustus mendatang. Adakah yg sudah punya?” Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
Klaim mendeteksi uang palsu dengan cara mengelupas
Hoaks lain beredar melalui unggahan video di Facebook pada 22 Desember 2024. Video itu menampilkan seorang perempuan yang memperlihatkan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu dan mengklaim cara membedakan uang asli dan palsu dapat dilakukan dengan mengelupas bagian uang.
Dalam narasinya, disebutkan bahwa uang asli tidak akan terbelah kertasnya ketika diperlakukan demikian, sementara uang palsu akan terkelupas karena dianggap hanya berupa kertas. Unggahan tersebut juga disertai keterangan: “Tips Bedakan Uang Asli dan Uang Palsu. Semoga Bermanfaat Guys,” dan telah dibagikan serta mendapat komentar warganet. Klaim bahwa mengelupas adalah cara ampuh mendeteksi uang palsu dinyatakan tidak benar.
Klaim ada gambar suku adat China di uang rupiah baru
Hoaks berikutnya muncul dari unggahan akun bernama Agus Riyanto Al Jabbar pada 17 Agustus 2020. Unggahan itu memuat gambar uang rupiah bernilai Rp75 ribu, dengan bagian tertentu pada gambar seorang anak diberi lingkaran.
Unggahan tersebut disertai narasi: “Ada yg bisa menjelaskan...sejak kapan ya...suku adat China jadi bagian di indonesia”. Klaim adanya gambar suku adat China pada desain uang rupiah baru dinyatakan tidak benar.
Maraknya hoaks seputar rupiah menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat disarankan memeriksa kebenaran klaim yang beredar sebelum mempercayai atau membagikannya kembali.

