Hoaks terkait klaim sertifikat tanah gratis yang mengatasnamakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali beredar di media sosial. Salah satu narasi terbaru menyebut adanya “pendaftaran pemutihan sertifikat tanah gratis 2026” yang disertai tautan pendaftaran.
Dalam sejumlah unggahan, tautan yang dibagikan biasanya mengarahkan pengguna ke halaman berisi formulir digital. Di sana, warganet diminta mengisi data pribadi, seperti nama sesuai KTP, nomor telepon, hingga akun Telegram.
ATR/BPN mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap akun media sosial yang sumbernya tidak jelas. Untuk memperoleh informasi pertanahan dan tata ruang yang benar, masyarakat diminta mengakses kanal resmi Kementerian ATR/BPN.
Berikut deretan hoaks seputar sertifikat tanah gratis yang telah diverifikasi kebenarannya:
1) Klaim tautan pendaftaran pemutihan sertifikat tanah gratis 2026
Sebuah unggahan Facebook pada 20 April 2026 memuat narasi program bantuan “sertifikat tanah gratis”, “gratis balik nama”, dan “gratis pajak tanah” yang disebut sebagai PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Unggahan itu menyertakan tautan yang mengarah ke halaman pendaftaran dan meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
2) Klaim tautan pendaftaran pemutihan sertifikat tanah gratis 2025
Unggahan Facebook pada 16 Oktober 2025 menampilkan poster bertuliskan “Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis 2025” disertai daftar manfaat seperti balik nama sertifikat, pembuatan sertifikat baru, serta bebas pajak dan denda tunggakan. Tautan yang disertakan mengarah ke formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama, provinsi, dan nomor Telegram. Klaim tersebut juga dinyatakan tidak benar.
3) Klaim tautan pendaftaran sertifikat tanah dan balik nama gratis dari BPN
Sebuah unggahan TikTok pada 7 Agustus 2025 menyebut pendaftaran tanah gratis mulai Agustus 2025 melalui program PTSL, serta mengarahkan pengguna ke tautan pendaftaran. Unggahan itu juga menampilkan gambar dengan narasi “program baru BPN” terkait sertifikat tanah gratis dan balik nama gratis. Klaim tersebut dinyatakan hoaks.
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan pendaftaran yang beredar di media sosial, terutama yang meminta data pribadi. Informasi resmi terkait layanan pertanahan dan tata ruang sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi ATR/BPN.

