Sebuah klaim yang menyebut mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memberikan hadiah Rp 100 juta kepada masyarakat beredar di media sosial pada April 2026. Narasi tersebut muncul dalam bentuk unggahan video yang menampilkan Mahfud seolah-olah menyampaikan bahwa hadiah akan diberikan langsung olehnya.
Dalam unggahan itu, warganet yang tertarik diminta mencantumkan nomor WhatsApp melalui pesan Facebook Messenger. Namun, permintaan tersebut tidak disarankan untuk diikuti karena unggahan tersebut merupakan konten hoaks dan terindikasi sebagai modus penipuan.
Penelusuran pada akun media sosial Mahfud MD yang telah terverifikasi (bertanda centang biru) tidak menemukan adanya program hadiah seperti yang diklaim dalam video yang beredar.
Selain itu, suara dalam video dinilai mencurigakan dan terindikasi merupakan konten berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Hasil pengujian menggunakan detektor menunjukkan probabilitas video tersebut dibuat dengan AI generatif mencapai 96 persen. Sementara itu, hasil uji Hive Moderation menunjukkan probabilitas yang lebih tinggi, yakni 99,3 persen.
Adapun video asli diketahui bersumber dari akun YouTube Mahfud MD. Dalam video asli tersebut tidak terdapat pernyataan atau janji untuk memberikan hadiah Rp 100 juta sebagaimana yang beredar di media sosial.

