Sebuah unggahan video yang beredar pada pertengahan April 2026 mengklaim Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai “pecundang”. Dalam unggahan tersebut, tampak Araghchi berpidato di atas podium, disertai teks bertuliskan “Iran” Prabowo Pecundang Amerika dan Israel”.
Namun, klaim itu tidak benar. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tidak ditemukan pernyataan Araghchi yang menyebut Prabowo sebagai pecundang.
Dalam penelusuran tersebut, Araghchi justru disebut menyampaikan simpati kepada Indonesia dan memberikan ucapan selamat pada Idul Fitri 2026.
Video pidato yang digunakan dalam unggahan hoaks itu juga bukan konteks yang berkaitan dengan Indonesia maupun Prabowo. Klip tersebut ditemukan dalam pemberitaan Arab News pada 25 Februari 2026, ketika Araghchi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Teheran, Iran.
Pada saat pertemuan itu berlangsung, belum ada peperangan antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, pertemuan tersebut tidak membahas Indonesia atau Prabowo.

