Kemnaker Minta Publik Waspada Hoaks Tautan Pendaftaran BSU April–Juni 2026

Kemnaker Minta Publik Waspada Hoaks Tautan Pendaftaran BSU April–Juni 2026

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, terutama unggahan yang menyertakan tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.

Imbauan tersebut tertuang dalam siaran pers di laman resmi Kemnaker berjudul “Kemnaker Imbau Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks tentang BSU 2026” yang tayang pada 7 Januari 2026. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga pemberitaan di media massa yang mencatut program BSU 2026 dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menekankan pentingnya kehati-hatian publik dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah. Faried menyatakan BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri, sehingga masyarakat diminta tidak mengikuti tautan pendaftaran yang tidak resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).

Dalam siaran pers tersebut juga disebutkan bahwa penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja atau buruh sesuai ketentuan yang berlaku.