Sebuah narasi di media sosial yang mengklaim mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menawarkan bantuan kuota haji gratis kepada masyarakat dinyatakan tidak benar. Konten tersebut beredar dalam sejumlah unggahan pada April 2026 dan disebut-sebut sebagai bantuan Anies untuk membantu sesama umat muslim.
Dalam salah satu unggahan di Facebook, klaim itu disertai video dengan keterangan “RI 1 2029” dan “H. ANIES RASYID BASWEDAN BANTUAN KUOTA HAJI GRATIS”. Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak ditemukan pada kanal media sosial Anies Baswedan.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian menelusuri sumber video menggunakan Google Lens. Hasilnya, video yang beredar diketahui merupakan manipulasi dari video yang diunggah di kanal YouTube Anies Baswedan pada 8 Februari 2024.
Dalam video asli, Anies tidak membahas bantuan kuota haji gratis. Ia menyampaikan informasi terkait acara Kumpul Akbar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Februari 2024, yang merupakan kampanye terakhir pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Selain itu, pemeriksaan terhadap suara dalam video yang beredar dilakukan menggunakan Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan suara Anies dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dengan demikian, klaim bahwa Anies Baswedan menawarkan kuota haji gratis disebut sebagai hoaks. Video yang beredar merupakan konten hasil manipulasi, dengan suara yang terdeteksi dibuat menggunakan AI.

