Klaim Australia Kirim Bantuan 50 Juta Dolar AS untuk Iran Disebut Hoaks

Klaim Australia Kirim Bantuan 50 Juta Dolar AS untuk Iran Disebut Hoaks

Klaim yang menyebut Pemerintah Australia mengucurkan bantuan sebesar 50 juta dolar AS untuk Iran serta menyatakan dukungan kepada Iran dalam perang melawan Israel dan Amerika Serikat dinyatakan tidak benar.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut beredar di sejumlah unggahan Facebook pada April 2026. Dalam unggahan itu, turut disertakan pernyataan yang menegaskan Australia “berdiri bersama Iran dalam situasi sulit ini”.

Hasil penelusuran menunjukkan, Australia memang menyerukan agar perang Iran dengan AS dan Israel segera diakhiri. Namun, tidak ditemukan bukti bahwa Australia menyalurkan bantuan 50 juta dolar AS kepada Iran.

Menurut laporan ABC pada 3 April 2026, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membuka pidatonya di National Press Club dengan seruan agar perang segera berakhir. Dalam pidato itu, Albanese mengakui adanya dukungan awal Australia terhadap perang, dengan tujuan awal menghentikan Iran memperoleh senjata nuklir serta mengurangi potensi bahaya di kawasan. Ia menyatakan tujuan tersebut telah tercapai.

Albanese juga menilai tidak jelas apa lagi yang perlu dicapai atau seperti apa titik akhir perang. Ia menekankan bahwa semakin lama perang berlangsung, semakin besar dampaknya terhadap ekonomi global. Albanese menambahkan, meski perang terjadi di wilayah lain, dampaknya dirasakan di Australia, termasuk oleh petani, pengemudi truk, pelaku usaha kecil, dan keluarga.

Sementara itu, bantuan 50 juta dolar AS yang memang dikucurkan Australia pada Januari 2026 bukan ditujukan untuk Iran, melainkan untuk Afghanistan. Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri Australia, tambahan bantuan kemanusiaan tersebut dialokasikan untuk membantu rakyat Afghanistan menghadapi krisis yang berlangsung.

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan situasi di Afghanistan sangat buruk dan pemerintah tetap berkomitmen mendukung rakyat Afghanistan, dengan fokus pada perempuan dan anak perempuan. Ia mengatakan dukungan kemanusiaan Australia ditujukan untuk membantu menyelamatkan nyawa, meringankan penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak krisis.

Dengan demikian, klaim bahwa Australia mengirim bantuan 50 juta dolar AS untuk Iran dinyatakan hoaks. Bantuan dengan nilai tersebut pada Januari 2026 tercatat diberikan kepada Afghanistan, bukan Iran.