Klaim yang menyebut Brunei Darussalam secara resmi memutus seluruh hubungan dengan Israel beredar di media sosial. Narasi tersebut menyatakan Brunei mengambil langkah diplomatis tegas dan diikuti negara-negara lain yang mulai menjauh dari Israel.
Namun, penelusuran menunjukkan informasi itu tidak didukung pernyataan resmi dari Pemerintah Brunei. Tidak ditemukan keterangan pemerintah yang menyatakan pemutusan hubungan dengan Israel, meski Brunei memang merilis sejumlah pernyataan terkait sikapnya terhadap konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Brunei termasuk negara ASEAN yang tidak mengakui Israel sebagai negara. Hingga 2023, masih ada 28 negara anggota PBB yang tidak mengakui Israel, termasuk Brunei.
Selain itu, Brunei juga tidak memiliki misi diplomatik di Tel Aviv. Dengan kondisi tersebut, klaim “memutus hubungan” dinilai keliru karena tidak ada rujukan resmi yang menyatakan Brunei sebelumnya memiliki hubungan diplomatik yang kemudian diputus secara formal.
Kesimpulannya, narasi yang menyebut Brunei resmi memutus semua hubungan dengan Israel merupakan informasi keliru. Brunei memang tidak mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut, tetapi tidak ada pernyataan resmi pemerintah yang menyatakan pemutusan seluruh hubungan.

