Klaim Netanyahu Meninggal 2 Maret 2026 Beredar di Media Sosial, Ini Hasil Penelusuran

Klaim Netanyahu Meninggal 2 Maret 2026 Beredar di Media Sosial, Ini Hasil Penelusuran

Klaim yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meninggal dunia pada 2 Maret 2026 beredar di media sosial. Narasi tersebut muncul setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan serangan ke kantor Netanyahu.

Sejumlah unggahan di Facebook menyertakan foto Netanyahu dan keterangan yang menyatakan ia tewas akibat rudal balistik Iran. Dalam narasi itu, pengunggah juga mengeklaim Netanyahu meninggal di tempat dan menyebut kondisi korban tidak dapat dikenali.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak didukung informasi kredibel. Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan tidak menemukan laporan dari media nasional maupun internasional yang mengonfirmasi kematian Netanyahu. Ketiadaan pemberitaan luas dinilai janggal mengingat biasanya kabar meninggalnya tokoh atau pemimpin negara akan dilaporkan secara luas.

Penelusuran juga mencatat bahwa hingga 3 Maret 2026, Netanyahu masih aktif di Instagram. Pada unggahan 2 Maret 2026, ia terlihat menghadiri rapat bersama Menteri Pertahanan Israel, Kepala Staf IDF, dan Direktur Mossad. Sementara pada 3 Maret 2026, ia mengunggah aktivitas peninjauan sebuah lokasi yang diklaim diserang oleh Iran.

Di sisi lain, The Economic Times dikutip melaporkan bahwa IRGC mengeklaim meluncurkan rudal ke sejumlah target penting pemerintah dan militer Israel pada 2 Maret 2026, termasuk kantor Netanyahu. Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal balistik Kheybar Shekan dan menyasar sejumlah lokasi secara terarah.

Meski demikian, tidak ada informasi valid yang menyatakan Netanyahu meninggal dunia akibat serangan tersebut. Dengan demikian, klaim yang menyebut Netanyahu meninggal pada 2 Maret 2026 dinilai keliru.