Klaim Raja Swedia Menolak Jabat Tangan Zelensky Keliru, Video Dipotong dari Momen Pertemuan

Klaim Raja Swedia Menolak Jabat Tangan Zelensky Keliru, Video Dipotong dari Momen Pertemuan

Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Raja Swedia Carl XVI Gustaf menolak berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Dalam potongan video tersebut, Zelensky terlihat mengulurkan tangan saat menyambut Raja Carl XVI Gustaf yang baru turun dari mobil, namun uluran tangan itu tidak langsung dibalas.

Hasil penelusuran menunjukkan narasi tersebut tidak sesuai konteks. Klip yang beredar merekam momen ketika Zelensky mengulurkan tangan sebelum Raja Carl XVI Gustaf berada di posisi yang ditentukan dalam rangkaian penyambutan. Setelah berada di samping Zelensky, Raja Carl XVI Gustaf terlihat berjabat tangan. Dengan demikian, ia tidak menolak jabat tangan Zelensky.

Dokumentasi lain dari pertemuan itu juga memperlihatkan keduanya berjabat tangan pada 17 April 2026. Video serupa turut diunggah Zelensky di media sosial X, sementara dokumentasi dari kantor berita internasional seperti Reuters juga menunjukkan momen jabat tangan tersebut.

Menurut informasi dari laman resmi Presiden Ukraina, pertemuan Raja Carl XVI Gustaf dan Zelensky membahas kerja sama terkait penguatan Angkatan Udara. Zelensky menyatakan Ukraina tertarik membangun kemitraan jangka panjang dengan Swedia yang dinilai dapat saling menguntungkan dan memperkuat pertahanan kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Zelensky juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Ratu Silvia terhadap program kemanusiaan melalui yayasan anak.

Kesimpulannya, video yang mengeklaim Raja Swedia menolak berjabat tangan dengan Zelensky beredar dengan konteks keliru karena diambil sebelum momen jabat tangan terjadi.