Helikopter PK-CFX mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026). Peristiwa ini kemudian diikuti beredarnya unggahan di media sosial yang diklaim menampilkan detik-detik evakuasi helikopter tersebut.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan unggahan itu bersifat clickbait. Sejumlah akun Facebook menyebarkan narasi yang menyebut helikopter PK-CFX terperosok ke jurang dan menautkan keterangan “lihat selengkapnya” tanpa memberikan informasi yang sesuai dengan klaim.
Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, helikopter tipe Airbus Helicopter EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX yang jatuh pada Kamis (16/4/2026) telah dievakuasi. Seluruh awak dan penumpang yang berjumlah delapan orang dinyatakan meninggal dunia.
Helikopter tersebut diketahui terbang dari Helipad PT Cipta Mahkota menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 di Kalimantan Barat. Penerbangan dimulai pada pukul 07.37 WIB, namun dalam perjalanannya terjadi kondisi darurat. Tim SAR gabungan kemudian berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter di kawasan hutan.
Meski begitu, foto helikopter yang beredar di media sosial bukanlah helikopter PK-CFX. Tim Cek Fakta Kompas.com melacak jejak digital gambar tersebut menggunakan metode reverse image search.
Hasil penelusuran menemukan bahwa foto asli berasal dari situs berbagi gambar iStock Photo dan diunggah pada 24 Maret 2015. Tidak ada deskripsi lengkap mengenai jenis pesawat maupun lokasi kejadian. Foto tersebut tercantum sebagai ilustrasi helikopter yang meledak di udara.
Dengan demikian, klaim yang menyebut unggahan itu memperlihatkan evakuasi helikopter PK-CFX tidak sesuai fakta, karena gambar yang digunakan bukan dokumentasi insiden di Sanggau, melainkan ilustrasi lama.

