Klarifikasi: Video Kebakaran yang Diklaim Serangan Iran ke Pangkalan AS di Riyadh Ternyata Rekaman Serangan Israel di Yaman 2024

Klarifikasi: Video Kebakaran yang Diklaim Serangan Iran ke Pangkalan AS di Riyadh Ternyata Rekaman Serangan Israel di Yaman 2024

Sebuah video yang memperlihatkan api dan asap hitam membubung tinggi beredar di media sosial dan diklaim sebagai serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi. Namun, klaim tersebut keliru.

Unggahan video itu muncul di tengah kabar meningkatnya ketegangan di kawasan, setelah Israel dengan dukungan Amerika Serikat menyerang Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026) pagi. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Dalam perkembangan berikutnya, sejumlah negara di kawasan Teluk—seperti Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, hingga Kuwait—dilaporkan terdampak gelombang serangan rudal dan drone dari Teheran.

Di saat yang sama, Al Jazeera melaporkan adanya kebakaran di Kedutaan Besar AS di Riyadh. Meski demikian, video yang beredar di media sosial bukanlah rekaman peristiwa di Riyadh.

Hasil penelusuran menunjukkan video tersebut telah beredar di internet jauh sebelum rangkaian serangan Israel-AS ke Iran pada akhir Februari 2026. Video serupa ditemukan di kanal YouTube AIC HDTV dan RASSD News yang diunggah sekitar dua tahun lalu.

Rekaman itu sebenarnya terkait serangan Israel di Yaman pada Juli 2024. Saat itu, Israel melancarkan serangan jarak jauh yang menghantam pelabuhan Hodeida, yang disebut sebagai gerbang utama penyaluran bahan bakar dan bantuan internasional ke wilayah Yaman yang dikuasai kelompok Houthi.

Serangan tersebut dilaporkan menjadi serangan pertama Israel terhadap Yaman, dengan sasaran fasilitas penyimpanan bahan bakar di pelabuhan. Dalam peristiwa itu, enam karyawan dilaporkan tewas.

Dengan demikian, video yang diklaim sebagai serangan Iran ke Pangkalan Udara AS di Riyadh merupakan rekaman lama yang disebarkan dengan konteks keliru, dan tidak terkait dengan peristiwa di Arab Saudi pada awal Maret 2026.