Klarifikasi: Video Kerumunan Panik di Tel Aviv Bukan Akibat Serangan Iran

Klarifikasi: Video Kerumunan Panik di Tel Aviv Bukan Akibat Serangan Iran

Sebuah video yang menampilkan kerumunan warga di Israel berlarian dalam kepanikan beredar di media sosial pada awal Maret 2026. Video tersebut dinarasikan sebagai reaksi warga Israel setelah mendengar sirene peringatan serangan rudal dari Iran.

Narasi itu disertai klaim bahwa warga berhamburan menuju bunker perlindungan karena adanya serangan. Unggahan video maupun tangkapan layarnya muncul di sejumlah akun Facebook.

Namun, penelusuran menunjukkan konteks video tersebut tidak sesuai dengan narasi yang beredar. Peristiwa dalam video terjadi pada 2025, sebelum perang antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran meletus.

Video serupa ditemukan dalam unggahan akun Instagram Jewish Breaking News dan ILTV Israel yang diunggah pada 30 April 2025. Keterangan pada unggahan itu menyebutkan lokasi kejadian berada di Habima Square, Tel Aviv.

Dalam laporan yang dikutip dari Times of Israel, kepanikan massa dipicu oleh penangkapan seorang pria oleh polisi. Kerumunan salah mengira penangkapan itu sebagai serangan teroris, sehingga orang-orang berlarian mencari tempat berlindung.

Faktanya, pria yang ditangkap bukan teroris dan disebut hanya pelaku kriminal biasa. Meski sempat beredar rumor terjadi penembakan, laporan tersebut menyebutkan tidak ada tembakan yang dilepaskan dalam peristiwa itu.

Dengan demikian, video yang kembali beredar dengan klaim sebagai dampak serangan Iran merupakan konten dengan konteks keliru. Video tersebut merekam kepanikan di Habima Square, Tel Aviv, pada 30 April 2025, yang dipicu kesalahpahaman warga atas penangkapan seorang kriminal.