Komeng Unggul di DPD Jabar, Pilih Tak Kampanye agar Pemilih Terkejut di Bilik Suara

Komeng Unggul di DPD Jabar, Pilih Tak Kampanye agar Pemilih Terkejut di Bilik Suara

Komedian Komeng menjadi salah satu kejutan dalam Pemilu 2024. Ia maju sebagai calon anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Barat dan, berdasarkan hasil hitung suara di situs resmi KPU, sementara berada di posisi teratas.

Merujuk kpu.go.id per Sabtu (17/2/2024), Komeng mengantongi 1.429.429 suara atau sekitar 14,25 persen dalam pemilihan DPD Jawa Barat. Dengan perolehan itu, peluangnya untuk melenggang ke Senayan disebut sangat besar.

Komeng mengatakan dirinya tidak memiliki strategi khusus untuk menang. Ia bahkan mengaku tidak melakukan kampanye, baik melalui media sosial maupun turun langsung ke masyarakat.

“Di IG saja enggak ada (kampanye). Kalau saya melakukan itu, tidak ada surprise,” kata Komeng, seperti dikutip dari video wawancara di kanal YouTube Trans7 Official, Jumat (16/2/2024).

Ia menjelaskan, keputusan tidak berkampanye dilakukan agar pemilih merasakan kejutan saat melihat namanya di surat suara. Komeng juga menegaskan dirinya maju tanpa menunggangi partai politik.

“Jadi pada saat (pemilih) membuka (kertas suara), lah, ada dia nih! Kalau mungkin saya kampanye ngomong sana sini, orang sudah tahu ya (orang akan berpikir) lo, lo saja gitu. Itu dia!” ujarnya.

Di surat suara, foto Komeng tampak mencolok. Ia berpose dengan kemeja biru dan ekspresi mata mendelik, yang kemudian ramai diperbincangkan.

Komeng mengisahkan, foto tersebut sempat membuat petugas KPU tertawa dan menawarinya untuk mengganti foto selagi ada kesempatan. Namun, ia memilih tetap menggunakan foto itu.

“Nah, saya waktu ke KPU, saya bawa (foto) itu. Ketawa dulu dia (petugas KPU). Terus saya bilang: Pak, boleh enggak nih? (Dia bilang) ya boleh sih, enggak ada larangan. (Saya jawab) ya sudah Pak, itu,” kenang Komeng.

Meski tidak berkampanye, Komeng menyebut ia memiliki visi dan misi, salah satunya memajukan seni dan budaya Indonesia. Ia menyinggung pengaruh budaya Korea Selatan yang menurutnya terasa kuat di Indonesia.

“Sekarang kita ini sebenarnya dijajah oleh Korea Selatan secara kebudayaan. Mak gue saja masak sampai hangus gara-gara menonton drakor,” ungkap Komeng. “Apa kita enggak mampu?” imbuhnya.