Mafindo Ingatkan Pentingnya Cek Fakta dan Menahan Diri dari Oversharing di Media Sosial

Mafindo Ingatkan Pentingnya Cek Fakta dan Menahan Diri dari Oversharing di Media Sosial

ATAMBUA — Budaya berbagi informasi di media sosial dinilai kian rentan terjebak pada perilaku berlebihan atau oversharing yang dapat membahayakan keamanan privasi. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk menyaring informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya.

Koordinator Wilayah Mafindo Kupang, Maria Via Dolorosa Pabha Swan, menekankan pentingnya menahan diri saat menerima informasi, terutama yang beredar cepat di berbagai platform digital dan grup percakapan. “Jempol kita harus ditahan dulu saat menerima informasi dan jangan langsung membagikannya sebelum benar-benar yakin akan kebenaran berita tersebut,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa, 21 April 2026.

Menurut Maria, prinsip menyaring informasi sebelum menyebarkannya perlu ditegakkan sebagai pedoman utama dalam berkomunikasi di ruang digital. Ia juga mengaitkan semangat literasi informasi dengan semangat perjuangan Kartini. “Jika Kartini dulu berjuang habis gelap terbitlah terang, maka semangat Kartini sekarang adalah habis hoaks maka terbitlah cek fakta,” katanya.

Mafindo, lanjutnya, terus menyuarakan pentingnya verifikasi fakta terhadap informasi yang beredar luas di masyarakat, termasuk informasi kesehatan dan pelayanan publik. Upaya ini ditujukan untuk menekan penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan dampak luas.

Selain soal kebenaran informasi, Maria juga mengingatkan pengguna media sosial untuk lebih bijaksana dalam menjaga privasi. Ia mengimbau agar masyarakat tidak membagikan data pribadi secara terbuka, seperti foto anak saat mandi maupun informasi lokasi sekolah.