Mekanik Bima Aditya The Strokes55 menyampaikan hasil pengujian ketahanan klep MCR dalam putaran mesin tinggi, termasuk saat digunakan pada ajang Java Race Championship 2026 seri 1 di Mijen, Semarang. Pada balapan tersebut, regulasi memperbolehkan RPM bebas, sehingga menjadi momen pengujian kerja naik-turun katup dengan lift atau angkatan klep lebih dari 9 mm pada putaran 14.800 hingga 15.000 RPM. Berdasarkan pemaparan Bima, klep MCR terbukti kuat dan tahan lama dalam kondisi tersebut.
Dalam ajang yang sama, hasil kompetisi menunjukkan Alfi Husni dan Aldiaz Aqsal meraih podium 1-2 kelas MP1 Open bersama tim Ziear LFN Adelin MCR RBT34. Disebutkan pula capaian serupa terjadi pada level Asia, ketika Gupita Kresna dan Alfi Husni bergantian meraih podium terbaik. Sementara pada Kejurnas MRS 2026 pekan lalu, Rendi Odding disebut menjadi yang terbaik.
Bima menjelaskan, sesuai regulasi UB150, diameter klep in dan ex MCR menggunakan material khusus yang biasa dipakai pada motor berkapasitas besar. Menurutnya, karakter material tersebut tidak hanya kuat, tetapi juga ringan, dengan konstruksi batang yang dinilai andal. “Selain kuat, juga ringan dan konstruksi batangnya terbukti handal. Tidak pernah ada masalah,” ujar Bima Aditya The Strokes55 yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Ia menambahkan, ketahanan klep menjadi penting karena berhubungan dengan kinerja naik-turun katup dalam mengatur aliran gas yang kemudian dikompresikan, terutama pada momen putaran atas. Dalam konteks balap dengan RPM tinggi, aspek kekuatan dan keandalan komponen tersebut dinilai krusial.

