Sejumlah unggahan di media sosial menarasikan terjadinya bencana tanah longsor pada 10 April 2026. Unggahan tersebut disertai foto yang memperlihatkan longsoran tanah menerjang kendaraan serta proses evakuasi oleh petugas dan warga.
Namun, unggahan yang beredar tidak menyertakan informasi lokasi kejadian. Foto yang menyertai narasi itu hanya menampilkan situasi penyelamatan, tanpa keterangan tempat maupun konteks peristiwa.
Jika dicermati, terdapat sejumlah kejanggalan pada foto. Salah satunya, korban yang disebut sedang diselamatkan justru terlihat tergeletak di samping regu penyelamat. Kejanggalan visual ini mengindikasikan bahwa gambar tersebut tidak berasal dari dokumentasi peristiwa nyata, melainkan kemungkinan merupakan rekayasa berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Hasil pengujian menggunakan Hive Moderation menunjukkan foto tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai gambar generatif AI. Sementara itu, alat BitMind menilai foto tersebut 86 persen sebagai konten AI generatif.

