Pansus Perparkiran DPRD DKI Minta Dokumen Keuangan Operator untuk Telusuri Selisih Pendapatan

Pansus Perparkiran DPRD DKI Minta Dokumen Keuangan Operator untuk Telusuri Selisih Pendapatan

Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama jajaran eksekutif dan operator parkir PT Dinamika Mitra Pratama (Best Parking) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026). Rapat dipimpin Ketua Pansus Jupiter didampingi Wakil Ketua Pansus M. Fu’adi Luthfi.

Sejumlah anggota Pansus turut hadir, yakni Wa Ode Herlina, Ryan Kurnia Ar Rahman, Andri Santosa, Francine Eustacia, Heri Kustanto, Hardiyanto Kenneth, Lukmanul Hakim, Muhammad Al Fatih, dan Oman Rohman Rakinda.

Dalam rapat tersebut, Pansus meminta dokumen dari operator parkir sebagai bahan verifikasi dan pendalaman. Dokumen yang diminta meliputi mutasi rekening perusahaan sejak mulai beroperasi, bukti pembayaran asuransi dan premi, serta neraca dan laporan keuangan tahun berjalan.

Jupiter menyatakan permintaan data itu ditujukan untuk memeriksa pengelolaan parkir secara komprehensif dan objektif. “Kami ingin secara komprehensif untuk melakukan validasi, dan verifikasi terhadap operator tersebut,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Menurut Jupiter, temuan sementara menunjukkan adanya selisih yang cukup besar sehingga perlu penelusuran lebih lanjut. Ia menilai selisih tersebut berpotensi menimbulkan kerugian pendapatan daerah apabila tidak dijelaskan secara transparan.

Berdasarkan uji petik Unit Pengelola (UP) Parkir, pendapatan yang seharusnya dapat mencapai sekitar Rp1 miliar tercatat hanya Rp709 juta. “Artinya ini ada potensi yang menjadi kerugian pendapatan asli daerah, dan ini cukup besar,” kata Jupiter.