Pasangan Pendamping Longki Djanggola di Pilgub Sulawesi Tengah 2015 Belum Final

Pasangan Pendamping Longki Djanggola di Pilgub Sulawesi Tengah 2015 Belum Final

Palu — Pasangan bakal calon Gubernur Sulawesi Tengah dari petahana Longki Djanggola untuk pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015 disebut masih belum dipastikan. Meski demikian, di sejumlah kalangan muncul dugaan Longki akan kembali berpasangan dengan petahana Wakil Gubernur Sudarto.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Arena Parampasi, mengatakan keputusan terkait calon pendamping Longki belum final. Ia menyarankan agar pertanyaan mengenai hal itu disampaikan langsung kepada Longki Djanggola.

Menurut Arena, kemungkinan Longki berpasangan dengan Sudarto atau dengan Rusdy Mastura yang saat ini menjabat Wali Kota Palu, belum dapat dipastikan. Ia menegaskan keputusan tersebut berada pada Longki sendiri.

Arena juga menyinggung penggunaan ikon “Longki’s” yang terpajang pada atribut sosialisasi. Ia menyebut penggunaan istilah itu bersifat jamak, sehingga huruf “S” di belakang kata “Longki” tidak harus merujuk pada inisial nama seseorang.

Ikon “Longki’s” sebelumnya juga digunakan pada pemilihan Gubernur 2011, saat Longki berpasangan dengan Sudarto. Hal itu turut menjadi dasar dugaan bahwa Longki akan kembali memilih Sudarto sebagai calon wakilnya pada pilkada serentak 2015.

Terkait koalisi partai politik, Arena menyatakan Gerindra baru memastikan kerja sama dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Sementara itu, komunikasi dengan sejumlah partai lain masih dilakukan, termasuk melalui pendaftaran Longki di beberapa partai seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia menyebut peluang koalisi masih terbuka, baik dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisi Merah Putih, yang saat ini masih dijajaki.

Selain Longki, sejumlah tokoh juga disebut telah mendaftarkan diri di partai politik untuk pencalonan gubernur, antara lain Ahmad Ali (Nasdem), Rusdy Mastura (Golkar), dan Rendy Lamadjido (PDIP). Namun hingga kini, belum ada satu pun yang mengklaim telah memenuhi persyaratan formal dukungan partai politik untuk maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Tengah periode 2015–2020.