Pemerintah: Hoaks Kesehatan Jadi Konten Paling Viral Kedua, Dorong Verifikasi Akun di Platform Digital

Pemerintah: Hoaks Kesehatan Jadi Konten Paling Viral Kedua, Dorong Verifikasi Akun di Platform Digital

Hoaks terkait isu kesehatan disebut menjadi salah satu tantangan serius bagi pemerintah karena penyebarannya yang masif di ruang digital. Untuk menekan peredarannya, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan, termasuk mendorong kerja sama dengan platform digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan hoaks isu kesehatan merupakan konten hoaks paling viral kedua di masyarakat. Sementara itu, isu lain yang kerap dijadikan bahan hoaks adalah politik.

Nezar menilai hoaks kesehatan sulit dikendalikan jika hanya mengandalkan patroli siber dan mekanisme aduan konten. Menurutnya, jumlah konten yang beredar sangat besar sehingga metode penanganan biasa menjadi kurang efektif.

“Untuk mendeteksi hoaks kesehatan dengan jumlah konten yang mungkin ada puluhan ribu atau mungkin juga bisa ratusan ribu, ini agak sulit menggunakan metode biasa,” ujar Nezar, dikutip dari Antara.

Karena itu, pemerintah saat ini mendorong kerja sama dengan platform digital untuk mencegah penyebaran hoaks kesehatan. Salah satu pendekatan yang dibahas adalah verifikasi akun yang dinilai legitimate untuk membuat konten kesehatan.

“Sekarang yang mengaku dokter banyak. Siapa yang validasi dia dokter? Kami ingin membuat kesepakatan bersama dengan platform untuk melakukan semacam verifikasi akun yang legitimate untuk membuat konten-konten kesehatan,” ucapnya.

Nezar menambahkan, langkah pencegahan tersebut akan berjalan berdampingan dengan mekanisme penanganan konten berbahaya yang sudah ada. Namun, ia menekankan pendekatan preventif tetap menjadi kunci utama.

Ia juga menyatakan pemerintah ingin penanganan hoaks kesehatan dilakukan lebih efektif sekaligus meningkatkan literasi masyarakat agar lebih mampu memilah informasi.