Hoaks dapat menyasar negara mana saja, termasuk Brunei Darussalam. Sejumlah informasi menyesatkan yang mengaitkan Brunei beredar di media sosial dengan tema beragam, mulai dari isu politik hingga olahraga.
Salah satu klaim yang beredar menyebut Sultan Brunei Hassanal Bolkiah akan membeli Singapura karena warga etnis China menolak Halimah Yacob menjadi Presiden Singapura. Klaim ini muncul lewat unggahan akun Facebook pada 28 Desember 2020, berupa tangkapan layar artikel yang memuat narasi seolah-olah Sultan Brunei menyampaikan pernyataan tersebut. Unggahan itu juga disertai keterangan bernada provokatif.
Selain isu politik, hoaks juga menyeret dunia olahraga. Di media sosial beredar kabar pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, resmi menjadi pelatih Timnas Brunei Darussalam. Informasi itu disebarkan oleh salah satu akun Facebook pada 15 Januari 2025, disertai foto Shin Tae-yong dan skuad Timnas Brunei Darussalam, serta narasi yang menyatakan kabar tersebut telah resmi. Unggahan itu tercatat mendapat puluhan respons dan komentar warganet.
Hoaks lain yang turut beredar mengklaim Brunei Darussalam memutus hubungan diplomatik dengan Israel. Konten semacam ini ditemukan dalam unggahan Facebook pada 12 April 2026, menampilkan foto Sultan Hassanal Bolkiah bersama Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, disertai narasi yang menyebut keputusan pemutusan hubungan tersebut sebagai langkah bersejarah dan dikaitkan dengan situasi di Timur Tengah.
Rangkaian klaim tersebut menunjukkan bagaimana informasi yang mengaitkan Brunei Darussalam dapat muncul dalam berbagai bentuk dan isu, serta menyebar melalui media sosial.

