Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menjadi sasaran informasi palsu yang berpotensi memicu kepanikan. Sejumlah unggahan di media sosial menampilkan narasi dan poster seolah-olah berasal dari BMKG, dengan isi yang mengklaim adanya prediksi bencana pada waktu tertentu.
Salah satu klaim yang beredar menyebut BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026. Informasi itu diunggah akun Facebook pada 23 Februari 2026. Unggahan tersebut memuat teks “himbauan resmi” yang mengajak masyarakat tetap tenang dan waspada, disertai poster bertuliskan peringatan bahwa “ada gempa megathrust di seluruh pulau Indonesia di tahun 2026” dan disebut “dalam waktu dekat akan segera terjadi”.
Klaim lain yang juga muncul di Facebook menyatakan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026. Unggahan tertanggal 2 Maret 2026 itu disertai poster bertajuk “peringatan dini gempa besar” dan menyebut adanya kemungkinan gempa skala besar pada tanggal tersebut.
Selain isu gempa, beredar pula postingan yang mengklaim BMKG menyebut tahun 2026 bakal menjadi musim kemarau terparah dalam 30 tahun terakhir di Indonesia. Unggahan ini ditemukan beredar sejak pekan terkait, salah satunya diposting akun Facebook pada 13 April 2026. Narasi yang menyertainya menyebut peringatan tersebut sebagai informasi dari BMKG dan diikuti komentar pengguna yang mengaitkannya dengan kesiapan petani menghadapi kemungkinan kemarau panjang.
Rangkaian klaim tersebut menunjukkan pola serupa: menggunakan nama BMKG dan format poster atau “himbauan” untuk meyakinkan publik, lalu menyertakan prediksi waktu kejadian yang spesifik. Unggahan-unggahan semacam ini dinilai berisiko menimbulkan keresahan apabila dipercaya dan disebarkan tanpa verifikasi.

