Sektor Pertanian Jadi Sasaran Hoaks, Ini Daftar Klaim Tautan Pendaftaran Bantuan yang Beredar

Sektor Pertanian Jadi Sasaran Hoaks, Ini Daftar Klaim Tautan Pendaftaran Bantuan yang Beredar

Sektor pertanian yang kerap disebut sebagai penopang ketahanan pangan nasional turut menjadi sasaran penyebaran hoaks. Informasi palsu ini dinilai dapat membingungkan masyarakat, terutama petani, serta berpotensi menimbulkan kerugian finansial, pencurian data pribadi, hingga keresahan sosial.

Hoaks di sektor pertanian juga berisiko menggerus kepercayaan publik terhadap program pemerintah dan institusi terkait. Bentuknya beragam, mulai dari tawaran bantuan yang terdengar menggiurkan hingga klaim menyesatkan seputar produk dan praktik pertanian. Modusnya pun disebut semakin canggih dengan memanfaatkan media sosial dan tautan palsu untuk menjerat korban.

Berikut beberapa klaim hoaks yang beredar terkait pendaftaran program dan bantuan pertanian, sebagaimana ditemukan dalam penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

1) Klaim tautan pendaftaran Petani Milenial 2026 dari Kementan

Sebuah unggahan di Facebook pada 12 April 2026 memuat klaim “pendaftaran petani milenial 2026” yang disebut digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Unggahan itu menyertakan narasi mengenai syarat, iming-iming penghasilan “10jt/bln” serta fasilitas asuransi, dan menyatakan pendaftaran gratis.

Postingan tersebut juga menampilkan poster bertuliskan “Pendaftaran di buka kembali PETANI MILENIAL 2026” dan “Petani Handal, Untuk Ketahanan Pangan Nasional”, serta menyediakan menu daftar. Ketika menu itu diklik, pengguna diarahkan ke sebuah situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram.

2) Klaim tautan pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026

Klaim lain beredar melalui unggahan pada 2 April 2026 yang menyebut adanya “Bantuan APBN Pertanian 2026”. Dalam narasinya, unggahan tersebut menyatakan pemerintah menyalurkan bantuan sektor pertanian melalui APBN Tahun Anggaran 2026, mencakup sarana produksi, alsintan, serta pendampingan teknis.

Unggahan itu mengarahkan pembaca untuk mendaftar melalui tautan “https://mydftrskrngjuga.jihili.com/”. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke halaman dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

3) Klaim tautan pendaftaran bantuan alat pertanian untuk Petani Milenial

Hoaks berikutnya ditemukan dari unggahan Facebook pada 12 Februari 2026 yang mengklaim adanya “Program Bantuan Untuk Petani Milenial di seluruh indonesia” dan mengarahkan calon penerima untuk mengakses “LINK DAFTAR ADA DI BIO PROFIL”.

Unggahan tersebut menyertakan poster yang mencatut Kementerian Pertanian Republik Indonesia, berisi daftar bantuan seperti “1000 Mesin QUICK”, “5000 Tangki Semprot Mesin”, “50000 Pupuk Siap Pakai”, dan “100000 Obat/Racun Hama”. Tautan pendaftaran pada bio profil, ketika diklik, mengarah ke halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta identitas pribadi seperti nama serta nomor Telegram aktif.

Seiring maraknya klaim semacam ini, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap tautan pendaftaran yang beredar di media sosial, terutama yang meminta data pribadi melalui formulir di situs yang tidak jelas.