Survei Indometer: Kepuasan Publik terhadap Jokowi 76,7 Persen Menjelang Tahun Politik

Survei Indometer: Kepuasan Publik terhadap Jokowi 76,7 Persen Menjelang Tahun Politik

Hasil survei lembaga Indometer menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo mencapai 76,7 persen menjelang tahun politik. Survei tersebut dilakukan pada 21–27 Januari 2023.

Direktur Eksekutif Indometer Leonard SB menyatakan, dalam kilas balik setahun terakhir, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kepala negara bertahan di kisaran di atas 75 persen. Pada survei terbaru, 8,6 persen responden mengaku sangat puas.

Dalam survei yang sama, sebanyak 21,8 persen responden menyatakan tidak puas, dengan 1,8 persen di antaranya mengaku tidak puas sama sekali. Sementara itu, 1,5 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Leonard menilai anggapan bahwa dinamika tahun politik akan menggerus kepuasan publik terhadap Jokowi relatif tidak terbukti. Ia juga menyinggung menghangatnya situasi politik yang dipengaruhi kepentingan partai-partai untuk mendulang suara, meskipun sebagian besar partai berada di barisan pemerintahan saat ini. Ia mencontohkan NasDem yang tetap berada dalam koalisi pemerintahan, namun memilih mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Menurut Leonard, sejumlah faktor turut mendorong tingginya tingkat kepuasan publik, antara lain keputusan pemerintah mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara nasional pada penghujung 2022. Ia menyebut pencabutan PPKM menjadi awal transisi menuju berakhirnya pandemi dan memberi sinyal positif bagi pergerakan perekonomian.

Selain itu, ia menilai kinerja perekonomian Indonesia cenderung positif di tengah ancaman resesi global. Meski demikian, Leonard menyampaikan bahwa Jokowi tetap mengingatkan dampak perlambatan ekonomi global dapat dirasakan, khususnya pada sektor pangan dan energi.

Leonard menambahkan, pemerintah diharapkan terus mendorong langkah pencegahan agar dampak resesi tidak dirasakan masyarakat dalam bentuk kenaikan inflasi, termasuk pada harga beras dan minyak goreng, terutama menjelang Ramadan.

Survei Indometer melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi yang dipilih melalui metode acak bertingkat. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Margin of error survei sekitar 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.