Sebuah tautan yang diklaim sebagai pendaftaran partisipasi undian berhadiah Bank BPD DIY beredar di media sosial. Tautan tersebut dibagikan sejumlah akun Facebook pada April 2026, disertai narasi ajakan mengikuti “gebyar undian” dengan berbagai hadiah.
Dalam unggahan yang beredar, publik dijanjikan hadiah seperti 1 unit mobil Alphard, tiket umrah, sepeda motor, ponsel, tabungan emas, hingga voucher belanja. Unggahan itu juga mencantumkan syarat saldo tertentu dan mengarahkan pengguna untuk mengklik tautan pendaftaran.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan tautan tersebut merupakan hoaks dan terindikasi sebagai modus penipuan untuk mencuri data pribadi. Informasi undian berhadiah itu disebut tidak berasal dari akun resmi Bank BPD DIY.
Kompas.com menemukan akun penyebar informasi menggunakan logo Bank BPD DIY sebagai foto profil, tetapi bukan akun resmi bank. Bank BPD DIY juga telah menyampaikan peringatan melalui akun Instagram resminya agar nasabah mewaspadai penipuan dengan modus undian berhadiah, iklan, atau promo yang mengatasnamakan bank.
“Sedulur Bank BPD DIY, hati-hati terhadap penipuan dengan modus penipuan undian berhadiah, iklan, promo yang mengatasnamakan Bank BPD DIY. Bantu block dan laporkan akun yang menyebarkan informasi palsus seperti ini,” tulis Bank BPD DIY.
Bank BPD DIY turut mengimbau nasabah tidak memberikan informasi perbankan kepada pihak yang mengatasnamakan bank. “Bank BPD DIY tidak pernah meminta data pribadi, PIN, atau OTP melalui DM/chat! Tetap waspada, lindungi data dan transaksi Anda,” demikian imbauannya.
Berdasarkan penelusuran tersebut, tautan undian berhadiah yang beredar dipastikan bukan berasal dari kanal resmi Bank BPD DIY dan mengarah pada dugaan penipuan berkedok undian.

