Transparansi Dana BOS 2022–2025 di SMA Negeri 1 Onohazumba Dipertanyakan

Transparansi Dana BOS 2022–2025 di SMA Negeri 1 Onohazumba Dipertanyakan

Nias Selatan — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Onohazumba kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran sejak 2022 hingga 2025 yang dinilai belum dijelaskan secara terbuka.

Di tengah masyarakat beredar informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana BOS. Kepala sekolah berinisial SN turut disebut dalam isu tersebut. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi maupun dokumen yang dipublikasikan untuk mengonfirmasi kebenaran dugaan tersebut.

Minimnya keterbukaan informasi memunculkan kekhawatiran publik terkait akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan. Dana BOS merupakan program pemerintah untuk mendukung operasional sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk kebutuhan rehabilitasi sekolah dan perpustakaan.

Jika benar terjadi penyimpangan, praktik tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta regulasi terkait pengelolaan keuangan negara. Dugaan penyalahgunaan anggaran juga dapat mengarah pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Upaya konfirmasi disebut telah dilakukan kepada pihak sekolah, termasuk kepada kepala sekolah berinisial SN melalui pesan WhatsApp. Disebutkan pula bahwa tim dari salah satu media mendatangi sekolah pada Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 13.08 WIB untuk menanyakan keberadaan kepala sekolah. Seorang oknum guru menyampaikan bahwa kepala sekolah telah pergi ke pekan karena hari itu merupakan hari pekan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak sekolah.

Sejumlah masyarakat berharap Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, BPK RI, serta aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.