Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah menawarkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Video tersebut disebarkan oleh akun yang mengatasnamakan Purbaya dan disertai narasi ajakan memperoleh dana bantuan.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa video itu tidak benar. Konten tersebut merupakan hasil manipulasi dan terindikasi dibuat dengan teknologi artificial intelligence (AI), serta mengarah pada modus penipuan.
Video yang beredar di Facebook pada Selasa (21/4/2026) disertai narasi “BUTUH DANA BANTUAN?” dan mengklaim menyediakan “DANA BANTUAN UMKM USAHA online untuk seluruh wilayah Indonesia”. Dalam unggahan itu, dana disebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti pendidikan, modal usaha, biaya kesehatan, hingga kebutuhan lainnya.
Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan kemiripan video tersebut dengan konten dari akun TikTok Purbaya yang telah terverifikasi, yang diunggah pada 10 Desember 2025. Video asli memperlihatkan Purbaya sedang menyantap makan siang di sebuah warung sop buntut di Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam video TikTok itu, Purbaya tidak membicarakan bantuan untuk pelaku UMKM. Hal ini mengindikasikan bahwa video yang beredar telah dimanipulasi.
Kompas.com juga memeriksa kemungkinan campur tangan AI menggunakan Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan probabilitas 93,5 persen bahwa video yang menampilkan Purbaya seolah menawarkan bantuan modal UMKM dibuat dengan AI.
Kompas.com mengingatkan bahwa unggahan dengan narasi penawaran bantuan seperti ini merupakan pola yang umum digunakan dalam aksi penipuan. Masyarakat diminta waspada dan tidak menuruti permintaan apa pun yang muncul dalam unggahan mencurigakan, termasuk menghubungi admin atau nomor yang tertera, maupun mengeklik tautan yang dibagikan.
Berdasarkan penelusuran tersebut, video yang mengklaim Purbaya menawarkan bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM dipastikan hoaks. Video aslinya adalah rekaman saat Purbaya makan siang di warung sop buntut di Menteng, Jakarta Pusat, yang kemudian dimanipulasi.

