Sebuah video yang beredar di media sosial pada awal April 2026 menampilkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump seolah-olah dilarikan ke rumah sakit. Unggahan tersebut disertai narasi yang menyebut Trump tak sadarkan diri.
Rumor mengenai kondisi kesehatan Trump ramai beredar usai perayaan Paskah 2026. Namun, sebagaimana dikutip dari PBS, tidak ditemukan bukti bahwa Trump jatuh sakit atau menjalani perawatan pada pekan kedua April 2026.
Narasi itu juga dibantah oleh staf Presiden AS melalui akun media sosial. Salah satunya, akun respons cepat Gedung Putih @RapidResponse47 menepis isu bahwa Trump dirawat di rumah sakit. Akun tersebut menyampaikan bahwa Trump berada dalam aktivitas lain selama akhir pekan.
Selain itu, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung mengunggah pernyataan di X pada 5 April 2026 yang menyebut Trump bekerja tanpa henti di Gedung Putih dan Ruang Oval pada akhir pekan Paskah.
Untuk memeriksa keaslian video, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan alat pendeteksi konten kecerdasan buatan (AI) Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan video tersebut terindikasi sebagai konten generatif AI dengan probabilitas 67,9 persen.
Dengan demikian, video yang menampilkan Trump dilarikan ke rumah sakit merupakan konten manipulatif berbasis AI. Sementara itu, kabar Trump jatuh sakit yang beredar di media sosial telah dibantah oleh staf presiden.

