Wali Kota Makassar Tetapkan Empat Indikator Kinerja RT/RW Usai Pelantikan Serentak

Wali Kota Makassar Tetapkan Empat Indikator Kinerja RT/RW Usai Pelantikan Serentak

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menetapkan empat indikator kinerja utama bagi RT dan RW setelah melantik 6.032 ketua RT/RW periode 2025–2030 secara serentak di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (29/12/2025).

Ribuan ketua RT/RW yang dilantik merupakan hasil pemilihan langsung oleh warga di masing-masing wilayah. Totalnya terdiri atas 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW.

Munafri menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia meminta para ketua RT dan RW segera menuntaskan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Empat indikator kinerja yang disampaikan meliputi pengelolaan sampah, ketertiban dan keamanan lingkungan, pendataan warga, serta pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.

Dalam arahannya, Munafri menyebut pengelolaan sampah menjadi indikator pertama yang harus ditangani secara serius. Ia menekankan peran RT/RW dalam memberikan pemahaman yang jelas kepada warga terkait kebijakan subsidi iuran sampah.

“Subsidi itu tidak untuk semua. Ada standar penghasilan. Ini harus dijelaskan agar tidak menimbulkan ambiguitas di masyarakat,” ujar Munafri.

Indikator berikutnya berkaitan dengan sistem pengelolaan sampah terintegrasi. Munafri meminta RT dan RW memastikan mekanisme pengelolaan berjalan baik serta melibatkan partisipasi aktif warga.

“RT harus memastikan sampah di wilayahnya terdistribusi dengan benar,” kata Munafri.

Selain itu, ketertiban dan keamanan lingkungan juga menjadi perhatian. Munafri menegaskan pentingnya pendataan kependudukan yang akurat di setiap RT dan membuka kemungkinan diberlakukannya kembali kebijakan tamu wajib lapor.