Pertamina kerap menjadi sasaran penyebaran hoaks di ruang digital. Informasi palsu yang mengatasnamakan perusahaan ini tidak hanya berpotensi merugikan masyarakat secara finansial, tetapi juga dapat memicu kebingungan dan keresahan publik.
Ragam hoaks tersebut dapat berbentuk penipuan, disinformasi, hingga upaya mencemarkan nama baik. Modusnya pun terus berkembang dan menyesuaikan isu yang sedang ramai, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan membiasakan diri memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.
Berikut dua contoh hoaks terkait Pertamina yang ditemukan dalam penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
1. Klaim tautan pendaftaran lowongan kerja BUMN di Pertamina
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim mengenai tautan pendaftaran lowongan kerja BUMN di Pertamina yang diunggah sebuah akun Facebook pada 5 April 2026. Unggahan tersebut berisi ajakan melamar kerja dengan instruksi untuk mengeklik tautan yang disebut ada di bio, disertai tagar terkait Pertamina dan lowongan kerja.
Dari unggahan itu, penerima diarahkan untuk mengakses menu pendaftaran yang kemudian memunculkan tautan: https://hanyadaftardisini.ruang1.com/?fbclid=IwY2xjawRL42lleHRuA2FlbQIxMABicmlkETFPaW13V0NpTFpoUTc0U2hKc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHu3m-VWFFiGiX3OwsTL0bIr9zYMwBOQCPwu4hKQmWO5LW8vVq2BS1527G-om_aem_rQ3fJDQyg2I1Gij3g7RFDQ
Tautan tersebut mengarah ke halaman situs yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai KTP, alamat lengkap, jenis kelamin, dan nomor telepon. Cek Fakta Liputan6.com kemudian melakukan penelusuran atas kebenaran klaim tersebut.
2. Klaim akun TikTok Pertamina Patra Niaga untuk pendaftaran pangkalan LPG bersubsidi
Cek Fakta Liputan6.com juga mendapati klaim di TikTok terkait akun yang mengatasnamakan Pertamina Patra Niaga untuk pendaftaran pangkalan LPG bersubsidi. Akun tersebut menuliskan keterangan seolah-olah merupakan akun resmi PT Pertamina Patra Niaga Pemasaran, serta mencantumkan nomor WhatsApp untuk pendaftaran.
Akun itu menampilkan sejumlah video yang menawarkan kesempatan bergabung menjadi pangkalan LPG bersubsidi dan disebut meminta biaya pendaftaran. Klaim tersebut turut ditelusuri lebih lanjut oleh Cek Fakta Liputan6.com.
Maraknya hoaks dengan berbagai modus ini menjadi pengingat agar masyarakat berhati-hati saat menerima informasi yang mencatut nama perusahaan. Verifikasi sebelum bertindak dapat membantu mencegah kerugian sekaligus menekan penyebaran informasi yang tidak benar.

