Perdagangan instrumen finansial maupun mata uang kripto mengandung risiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi. Kondisi ini dinilai dapat membuat aktivitas tersebut tidak sesuai bagi sebagian investor, terutama mengingat pergerakan harga aset kripto yang sangat volatil dan dapat dipengaruhi berbagai faktor eksternal, seperti peristiwa finansial, regulasi, maupun dinamika politik.
Penggunaan fasilitas margin juga disebut dapat meningkatkan risiko finansial. Karena itu, sebelum memutuskan untuk bertransaksi di pasar finansial atau aset kripto, investor diimbau memahami secara menyeluruh risiko dan biaya yang terkait, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, serta profil risiko masing-masing, dan mencari saran profesional apabila diperlukan.
Selain aspek risiko perdagangan, perhatian juga diberikan pada akurasi data. Disebutkan bahwa data di situs web tidak selalu bersifat real-time atau akurat. Harga dan data yang ditampilkan belum tentu berasal langsung dari pasar atau bursa, melainkan dapat disediakan oleh pelaku pasar, sehingga berpotensi berbeda dari harga pasar yang sebenarnya. Karena itu, harga yang ditampilkan bersifat indikatif dan tidak dimaksudkan sebagai acuan untuk tujuan trading.
Penyedia layanan dan pihak penyedia data yang dimuat di situs web tersebut menyatakan tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan yang timbul akibat aktivitas trading pengguna atau karena mengandalkan informasi yang tersedia di situs.
Dari sisi penggunaan konten, pengguna dilarang menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat di situs tanpa izin tertulis sebelumnya dari pihak terkait. Hak kekayaan intelektual atas data disebut dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data tersebut.
Selain itu, disebutkan bahwa penyedia situs dapat memperoleh imbalan dari pengiklan berdasarkan interaksi pengguna dengan iklan atau pengiklan yang ditampilkan. Versi bahasa Inggris dari perjanjian juga dinyatakan sebagai versi utama yang berlaku apabila terdapat perbedaan dengan versi bahasa Indonesia.

