JAKARTA — Informasi mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) senilai Rp600.000 pada April 2026 kembali ramai diperbincangkan. Memasuki bulan ini, beredar kabar bahwa bantuan tersebut mulai disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama lewat bank-bank Himbara.
Berdasarkan pemantauan terbaru, pencairan bansos memang telah mulai dilakukan, namun masih dalam tahap terbatas. Penyaluran paling banyak dilaporkan terjadi melalui KKS Bank BRI, dengan nominal Rp600.000 untuk sebagian penerima manfaat.
Meski demikian, pencairan bansos belum berlangsung merata. Bantuan yang sudah masuk umumnya merupakan bagian dari penyaluran susulan, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya mengalami perubahan metode pencairan, misalnya peralihan dari PT Pos ke KKS.
Selain itu, terdapat penerima yang baru memperoleh KKS pada Februari hingga awal Maret 2026. Kondisi tersebut membuat pencairan bantuan baru terealisasi pada awal April.
Program yang terkait dengan pencairan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, jumlah penerima yang menerima pencairan pada tahap ini disebut masih relatif kecil.
Informasi terakhir menyebutkan realisasi penyaluran bansos telah mencapai sekitar 96 persen. Artinya, masih ada sekitar 4 persen penerima yang menunggu pencairan.
Ke depan, pemerintah diharapkan dapat menuntaskan sisa penyaluran dalam waktu dekat. Jika pencairan tahap pertama rampung sepenuhnya, proses tahap kedua berpotensi segera berjalan. Kementerian Sosial juga dikabarkan akan mempercepat penyaluran tahap kedua, dengan pembaruan data yang biasanya dilakukan sekitar tanggal 20 dipercepat menjadi sekitar 10 April 2026.

