Sebuah unggahan foto di media sosial mengeklaim seorang pria ditangkap polisi karena menimbun uang koin di dalam galon bekas air mineral. Dalam narasi yang menyertai unggahan, uang koin yang ditimbun itu disebut bernilai puluhan juta rupiah.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Foto yang beredar diketahui merupakan hasil manipulasi dan terindikasi dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri informasi terkait penangkapan pria oleh polisi karena menimbun uang koin rupiah melalui Google Search. Dari penelusuran itu, tidak ditemukan informasi maupun pemberitaan valid yang mendukung klaim dalam unggahan.
Selanjutnya, keaslian dua foto dalam unggahan diperiksa menggunakan TruthScan, sebuah perangkat yang dapat mendeteksi apakah gambar dihasilkan oleh AI. Hasil pemeriksaan menunjukkan foto tersebut terdeteksi sebagai AI generatif dengan probabilitas mencapai 97 persen.
Penelusuran lanjutan juga menemukan konten itu bersumber dari akun Facebook @RSant. Pada bagian unggahan, akun tersebut mencantumkan tagar “#ceritafiksi”, yang menandakan konten itu bukan peristiwa nyata.
Dengan demikian, unggahan yang mengeklaim seorang pria ditangkap polisi karena menimbun uang koin di galon bekas air mineral merupakan informasi keliru. Foto yang menyertai klaim tersebut adalah hasil manipulasi dan terindikasi kuat dibuat menggunakan AI.

