Sebuah unggahan di Facebook pada 29 Desember 2025 menyebarkan klaim bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait fenomena squall line atau garis badai memanjang yang disebut sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa, termasuk Jakarta.
Dalam narasi tersebut, klaim menyebut citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang padat dan panjang, yang dikatakan berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi. Unggahan itu juga memuat imbauan agar penyelenggara acara tahun baru menyiapkan rencana cadangan di dalam ruangan serta mendorong masyarakat memantau informasi cuaca secara real-time.
Berdasarkan penelusuran rubrik Cek Fakta, klaim bahwa BMKG mengeluarkan peringatan fenomena squall line yang membawa hujan lebat, angin kencang, dan petir di Jakarta dinyatakan tidak benar.

