Cek Fakta: Klaim Menlu Iran Sebut Presiden Prabowo ‘Pecundang’ Disebut Hoaks

Cek Fakta: Klaim Menlu Iran Sebut Presiden Prabowo ‘Pecundang’ Disebut Hoaks

Sebuah narasi di media sosial mengklaim Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden RI Prabowo Subianto sebagai “pecundang”. Klaim tersebut beredar bersama sebuah video yang memperlihatkan Araghchi berpidato di atas podium.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa narasi itu tidak benar atau hoaks. Tidak ditemukan bukti Araghchi pernah menyebut Prabowo sebagai “pecundang”.

Narasi tersebut dibagikan oleh sejumlah akun Facebook pada Selasa (14/4/2026). Dalam unggahan yang beredar, Araghchi dikutip seolah menanggapi pernyataan tentang rakyat Iran yang disebut “keras kepala”, disertai kalimat bernada sindiran dan ajakan meminta tanggapan.

Berdasarkan penelusuran, Araghchi justru menunjukkan sikap simpatik terhadap masyarakat Indonesia. Ia menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan mengapresiasi dukungan masyarakat Indonesia terhadap Iran dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Kompas.com melaporkan, Araghchi menggunakan bahasa Indonesia saat menyampaikan ucapan melalui akun X @araghchi pada 22 Maret 2026. “Selamat Hari Raya Idulfitri,” tulisnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Muslim serta “pencinta keadilan” di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang mengecam agresi Amerika Serikat dan “rezim Zionis” terhadap Iran pada bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas.

Selain itu, video pidato yang disertakan dalam unggahan hoaks diketahui merupakan rekaman lama. Visual yang sama ditemukan dalam video berita Arab News tertanggal 25 Februari 2025, yang melaporkan pertemuan Araghchi dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Teheran, Iran.

Dalam pertemuan tersebut, Araghchi menyatakan Iran mengesampingkan kemungkinan pembicaraan terkait nuklir secara langsung dengan Amerika Serikat selama masih berada dalam tekanan.

Dengan demikian, klaim bahwa Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai “pecundang” dinyatakan hoaks. Video yang beredar tidak berkaitan dengan Indonesia maupun pernyataan tentang Prabowo, melainkan rekaman peristiwa pada Februari 2025 saat Araghchi menyambut kunjungan Menlu Rusia di Teheran.