Sebuah video yang menampilkan seorang polisi diterkam buaya lalu diseret ke air beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah orang di sekitar berupaya menolong, namun tidak berhasil.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan hoaks dan dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).
Narasi yang menyertai unggahan itu antara lain menyebut, “Polisi ini di terkam buaya muara.”
Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video yang beredar tersebut identik dengan unggahan sebuah kanal YouTube pada 12 Desember 2025. Pada unggahan itu, YouTube memberikan label “konten hasil modifikasi atau sintetis”, yang berarti video memuat suara atau visual yang secara signifikan diedit atau dibuat secara digital.
Kompas.com kemudian melakukan verifikasi tambahan menggunakan Hive Moderation, alat yang dapat mendeteksi apakah suatu konten dibuat dengan AI. Hasil pemeriksaan menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dibuat dengan AI.
Dengan demikian, video polisi diterkam buaya dan diseret ke air yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar atau hoaks.

