Nama mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md kerap dicatut dalam berbagai unggahan menyesatkan di media sosial. Pola yang sering muncul adalah klaim pemberian dana bantuan, baik untuk modal usaha maupun pelunasan utang, yang biasanya disertai tautan WhatsApp atau permintaan agar warganet meninggalkan nomor telepon di kolom komentar.
Berikut sejumlah hoaks yang mencatut nama Mahfud Md dan telah diverifikasi:
1. Klaim video Mahfud Md mengumumkan bantuan modal usaha Rp 100 juta
Sebuah unggahan Facebook sejak 4 April 2026 menampilkan foto Mahfud Md disertai narasi yang menyatakan penerima unggahan “berhak menerima dana bantuan” sebesar Rp 100 juta. Unggahan itu juga memuat audio yang mengarahkan warganet untuk meninggalkan nomor WhatsApp agar dapat dihubungi, serta menyediakan tombol untuk mengirim pesan. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
2. Klaim video Mahfud Md membagikan bantuan modal usaha dari uang sitaan korupsi
Video lain beredar di media sosial dengan narasi bahwa Mahfud Md akan membagikan bantuan modal usaha hingga Rp 100 juta yang disebut berasal dari uang sitaan kasus korupsi. Salah satu unggahan di Facebook tercatat pada 3 Januari 2025 dan disertai keterangan “bantuan sosial dari pemerintah untuk membuka usaha baru”. Klaim ini dinyatakan hoaks.
3. Klaim Mahfud Md diangkat Presiden Prabowo Subianto menjadi Jaksa Agung
Di TikTok, beredar konten pada 26 Desember 2024 yang menampilkan foto Mahfud Md mengenakan seragam kejaksaan seolah sedang dilantik sebagai Jaksa Agung. Dalam gambar itu terdapat narasi bahwa Presiden Prabowo melantik Jaksa Agung dan menyebut Mahfud Md diangkat ke jabatan tersebut. Konten itu dilaporkan mendapat ribuan respons dan ratusan komentar. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap unggahan yang mencatut nama tokoh publik, terutama yang meminta nomor kontak pribadi atau mengarahkan ke tautan percakapan. Verifikasi informasi penting dilakukan sebelum membagikan konten lebih lanjut.

