Sebuah klaim di Facebook menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan dana bantuan untuk modal usaha pada April 2026. Dalam unggahan yang beredar, bantuan tersebut bahkan dikatakan berasal dari kantong pribadi Anies dan disebut sebagai “program resmi.”
Unggahan itu juga mengarahkan masyarakat yang berminat untuk menghubungi akun terkait, termasuk melalui WhatsApp, untuk proses pencairan dan informasi lebih lanjut.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan konten tersebut merupakan hoaks dan terindikasi sebagai modus penipuan. Setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi di media sosial Anies Baswedan mengenai program pemberian dana bantuan modal usaha seperti yang diklaim dalam unggahan.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian menelusuri sumber video yang digunakan dalam unggahan melalui Google Lens. Hasilnya menunjukkan bahwa konten tersebut berasal dari tangkapan layar video di akun Instagram @humaniesproject.
Dalam video asli, Anies tidak membahas bantuan modal usaha. Ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada gerakan relawan kemanusiaan bernama Humanies Project pada Januari 2025. Humanies Project diketahui merupakan kelompok relawan pendukung Anies saat Pemilihan Presiden 2024.
Untuk memeriksa dugaan manipulasi, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek audio yang menampilkan seolah-olah Anies menawarkan bantuan modal usaha. Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat Hive Moderation dan TruthScan.
Hasilnya, Hive Moderation mengidentifikasi suara tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas 93,2 persen. Sementara TruthScan mendeteksi suara Anies dalam video itu dihasilkan AI dengan probabilitas 79 persen.
Dengan temuan tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi. Hingga saat ini, tidak ditemukan informasi valid bahwa Anies Baswedan mengadakan program pemberian dana bantuan modal usaha seperti yang diklaim dalam unggahan.

